Pengembangan Produk Itu Perlu

pengembangan produk

Memasarkan produk atau layanan yang dibutuhkan pelanggan dengan biaya yang tepat dan pemasaran yang kuat akan memastikan perusahaan Anda tetap kompetitif. Untuk itu, Anda harus terus menerus menyempurnakan produk Anda sesuai dengan tren di pasar. Tren ini bukan hanya menyangkut kebutuhan pelanggan tapi juga strategi para kompetitor.

Untuk itu, sebagaimana dilansir oleh Marketing Donut, Anda harus memperhatikan strategi pemasaran produk Anda. Strategi ini perlu dikaitkan dengan desain produk yang kebutuhan penggunanya, siklus usia produk, dan peluncuran produk baru secara berkesinambungan.

Pemasaran Produk

Idealnya, Anda menggunakan riset pasar untuk mengetahui apa yang pelanggan inginkan dan kemudian merancang produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Pada kenyataannya, manajemen produk dimulai dengan apapun produk yang ada, dan terus memperbaikinya dengan keterbatasan sumber daya, keterampilan dan teknologi.

Dengan perbaikan terus menerus, fitur produk, desain dan kualitas selalu disesuaikan dengan kebutuhan target pasar Anda. Begitu juga citra dan layanan pelanggan yang Anda berikan.

Positioning Produk

Menghubungkan fitur-fitur produk Anda dengan keunikan-keunikan sasaran pelanggan menjadi penting untuk memenangkan persaingan. Anda bisa memilih fokus pada kualitas, kehandalan dan layanan pelanggan untuk memposisikan produk Anda sebagai penawaran premium yang lebih baik dari pada para pesaing. Perhatikan juga fokus pada segmen pelanggan yang beragam. Tiap segmen butuh fitur yang unik.

Siklus Usia Produk (Product Life Cycle)

Produk yang sukses tidak bertahan selama-lamanya. Ada siklus usia produk yang perlu diperhatikan. Mulai dari tahap perkenalan sampai ke titik di mana mereka di”taklukkan” oleh produk baru yang lebih baik. Setiap tahap butuh strategi tersendiri.

Di tahap perkenalan, misalnya, Anda perlu berinvestasi dalam promosi untuk membangun kesadaran (seperti contoh gratis) dan menargetkan pemasaran Anda pada orang-orang yang mempengaruhi orang lain untuk membeli.

Seiring popularitas produk meningkat, penjualan akan meningkat dan biaya per unit produk akan turun. Tapi pesaing akan muncul untuk merebut keuntungan Anda dengan produk yang serupa. Fokus strategi di tahap ini adalah mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasar Anda. Misalnya, Anda bisa fokus pada distribusi yang lancar agar produk selalu tersedia.

Penjualan Anda akan mencapai puncak dan persaingan akan memanas saat produk mencapai kematangan. Pada titik ini, Anda harus mempertimbangkan berbagai strategi penawaran produk yang bisa mengalahkan pesaing.

Akhirnya, penjualan akan turun saat produk alternatif yang lebih baik muncul. Pada tahap ini, Anda harus fokus pada pengendalian biaya dan meningkatkan efisiensi.

Pengembangan Produk Baru

Untuk mempertahankan pelanggan Anda – dan bersaing dengan kompetitor – Anda perlu memastikan bahwa Anda selalu memiliki kesinambungan dalam meluncurkan produk baru.

Jika Anda ingin menjadi yang pertama memasarkan produk baru, Anda harus banyak berinvestasi dalam inovasi. Ini adalah strategi berbiaya dan berisiko tinggi, namun hasilnya bisa sangat besar – terutama jika Anda mematenkan penemuan Anda.

Menjadi pemain yang datang sebagai yang kedua di pasar adalah strategi terbaik jika Anda adalah perusahaan yang lebih kecil dengan sumber daya yang lebih sedikit. Biaya dan risikonya lebih rendah, dan Anda perlu lebih fokus pada diferensiasi daripada inovasi untuk memasuki pasar yang sedang berkembang.

Akhirnya, Anda harus mencari bauran produk yang sesuai dengan strategi pemasaran Anda secara keseluruhan dan membantu memaksimalkan penjualan ke basis pelanggan Anda saat ini.

 

Related posts