Bisnis Hewan Kurban, Untung Berdatangan

hewan kurban

Manisnya berbisnis hewan kurban bisa dirasakan saat musim kurban tiba. Bisa jadi pengusaha hewan kurban ini adalah orang yang telah berpuluh tahun menekuninya: Berpengalaman. Bisa jadi sekadar pengusaha musiman. Anda termasuk yang mana?

Badrun merupakan sosok pengusaha yang telah menekuni bisnis hewan kurban selama lebih dari sepuluh tahun. Berjualan di Jalan Rawa Simprug, Jakarta Selatan, hewan kurban yang dijual Badrun merupakan peliharaannya sendiri dan pembelian dari peternak di Purwokerto. Biasanya, pada tahap awal, Badrun akan menjajakan sebanyak 100 ekor hewan kurban, terdiri dari 70 ekor kambing dan 30 ekor sapi.

Untuk harga jual, biasanya Badrun mengikuti fluktuasi per kilogram harga daging di pasaran. Biasanya, harga ini terus naik setiap tahunnya. Karenanya, Badrun bisa menjual kambing di atas angka Rp3 juta untuk jenis kambing jawa, Rp5 juta‒6 juta untuk kambing kebiri, dan sapi di atas angka Rp25 juta, masing-masing per ekor. Bisa menjual hingga 500 ekor hewan kurban, omzet yang diperoleh Badrun mencapai Rp70 juta.

Bagaimana Memulai Bisnis Hewan Kurban?

E-Hub Squad, tergiur dengan omzet dari berbisnis hewan kurban ala Badrun? Tertarik untuk mencoba peruntungan di bisnis ini? Berikut beberapa tip yang harus Anda perhatikan.

1. Sebelum memutuskan untuk terjun ke bisnis musiman ini, cari tahu dan pahami seluk-beluk bisnis ini dengan baik. Pelajari seperti apa kondisi hewan dengan kualitas terbaik.
2. Lakukan survei kecil untuk mengetahui jenis hewan apa yang akan Anda jual. Lihat bagaimana pasar dan minat pelanggan di lokasi Anda.
3. Bisnis hewan kurban membutuhkan modal yang relatif agak besar. Untuk berjualan 50 ekor kambing, setidaknya Anda perlu memiliki modal sebesar Rp100 juta. Untuk menambah varian tersebut dengan sapi, Anda membutuhkan modal sekitar 200 juta. Tentukan dengan baik Anda akan berjualan apa guna mengetahui jumlah modal yang dibutuhkan.
4. Jika faktor modal menjadi kendala dan Anda hanya bisa menjual hewan kurban milik tengkulak, pastikan hewan yang Anda jual dalam kondisi kesehatan yang baik.
5. Beli kambing dan/atau sapi yang usianya sudah mencukupi. Kambing berusia sempurna 2 tahun untuk dapat diperjualbelikan dan disembelih, sementara sapi 3 tahun. Hewan kurban biasanya bisa Anda peroleh dari peternak di wilayah luar Jakarta.
6. Pilih lokasi yang strategis. Pinggir jalan (bukan trotoar, ya!) yang mudah terlihat orang jadi lokasi terbaik. Namun, pastikan tidak dekat dengan tempat orang berjualan makanan.
7. Untuk bisa lebih memahami pasar dan pelanggan, pastikan Anda sering terjun langsung untuk menjualnya. Hindari penipuan dengan dinaikkannya harga hewan kurban ketika Anda menitipkannya untuk dijual kepada orang yang kurang Anda kenal baik.

E-Hub Squad, siap memulai bisnis hewan kurban? Persiapkan diri Anda sebaik-baiknya ya, dengan mengikuti tip di atas agar perolehan Anda maksimal dan terhindar dari kerugian. Selamat mencoba!

 

Editor: Andiana Moedasir

Related posts

Leave a Comment