Jangan Anggap Remeh Bisnis Dropship

dropship

Ingin membuka usaha tapi terbentur modal? Menjadi dropshipper tampaknya menggiurkan. Semudah itukah?

Banyak orang menganggap menjadi dropshipper atau menjalankan bisnis dropship merupakan hal yang mudah. Secara teori, memang tidak banyak hal yang Anda lakukan ketika menjadi dropshipper. Anda tidak sibuk memproduksi hingga mengemas barang untuk dikirim. Nyatanya, tantangan yang harus Anda lalui tidak semudah itu. Ada lebih banyak hal yang harus dipertimbangkan dan disiasati demi keberhasilan bisnis dropship Anda.

Belum Tentu Anda Mendapatkan Harga Paling Murah

Saat memutuskan untuk memulai bisnis dropship, Anda mengira akan memperoleh harga paling murah, seperti halnya pembelian secara grosir, dari pemasok. Nyatanya, tidak demikian. Pemasok memang akan memberikan harga yang lebih murah, tetapi tidak sama dengan harga jika Anda melakukan pembelian secara grosir. Bahkan, beberapa pemasok cenderung menerapkan harga yang sama seperti halnya Anda adalah konsumen yang melakukan
pembelian secara eceran. Artinya, untuk memperoleh keuntungan, Anda akan memberlakukan harga jual yang lebih mahal dari pemasok. Apakah Anda mampu bersaing dengan mereka?

Bersiap dengan Biaya Ongkis Kirim

Saat memutuskan bekerja sama dengan beberapa pemasok, Anda harus siap dengan pertimbangan biaya ongkos kirim yang mungkin dua atau tiga kali lebih banyak untuk satu kali pengiriman kepada konsumen yang sama. Misal, Anda menjual baju merek A, B, C, dari tiga pemasok A, B, C. Saat konsumen Anda memutuskan untuk membeli ketiga merek baju tersebut, pengiriman akan dilakukan dari tiga lokasi yang berbeda. Sementara, konsumen hanya
mengetahui bahwa produk tersebut adalah produk Anda dan dikirim dari satu alamat pengiriman dengan beban ongkos kirim hanya satu, bukan tiga. Bagaimana Anda menyiasatinya?

Berada di Garda Terdepan Tidaklah Mudah

Bekerja sama dengan beberapa pemasok menjadi solusi saat Anda ingin menambah varian produk sesuai keinginan konsumen. Namun, Anda harus ingat bahwa posisi Anda berada di garda terdepan. Andalah yang berhubungan dengan konsumen dan mereka hanya mengetahui bahwa produk yang Anda jual adalah milik Anda. Artinya, Anda memiliki tanggung jawab seutuhnya atas produk tersebut, mulai dari kualitas hingga waktu diterimanya barang tersebut di tangan konsumen, sesuai harapan atau tidak. Bagaimana Anda membuat perhitungan waktu hingga beberapa barang dari pemasok berbeda bisa tiba tepat waktu, bersamaan, ke tangan konsumen?

Kualitas yang Rendah Mampu Menjadi Viral

Ingat, bisnis dropship yang Anda jalani berkaitan dengan internet dan sosial media. Seperti halnya orang dapat menjadi konsumen Anda (melalui pencarian online), reputasi bisnis Anda pun dapat diketahui dengan mudah oleh banyak orang melalui internet. Walaupun bisa bersikap sangat responsif terhadap konsumen, sayangnya bisnis dropship tidak memungkinkan Anda untuk dengan mudah mengetahui kualitas produk yang Anda jual dari pemasok. Bagaimana bila barang tersebut diterima dalam keadaan rusak atau ukuran dan warnanya tidak sesuai dengan pesanan? Bagaimana Anda menyikapi bila ada sesuatu hal yang tidak sesuai dengan ekspektasi konsumen?

Apa Tantangan Lainnya?

Tantangan lain adalah saat pemasok tidak menggunakan sistem rantai pasok otomatis, real time API, sehingga Anda tidak mengetahui pesanan konsumen benar-benar masih tersedia atau sudah sold out. Karenanya, Anda harus terus berinteraksi dengan pemasok dan konsumen mengenai barang yang ada dan kapan sebuah barang bisa diproduksi dan diperoleh kembali. Kecuali keranjang belanja Anda tertaut dengan basis data pemasok, akan sulit untuk mengetahui jumlah persediaan barang secara akurat.

Benarkah Sesulit Itu?

E-Hub Squad, kesulitan bergantung pada bagaimana Anda menyikapi dan menyiasatinya. Waktu luang yang orang bilang ada karena Anda tidak disibukkan dengan produksi hingga pengiriman barang, nyatanya akan Anda habiskan dengan melayani konsumen. Tentu akan sangat terbantu jika Anda memiliki pemasok yang andal dan dapat dipercaya.

Namun jika Anda merasa terlalu rumit dan banyak tantangan yang harus dihadapi dengan bisnis dropship, pemasaran afiliasi bisa jadi jalan bagi Anda. Tidak berbeda jauh, memang. Anda cukup mempromosikan barang milik produsen atau pemasok dan Anda memperoleh komisi dari setiap barang terjual yang Anda tawarkan. Bagaimanapun, upaya yang lebih sulit dan lebih menantang akan memperoleh hasil yang lebih besar, bukan?

 

 

Editor: Andiana Moedasir

Related posts

Leave a Comment