Bagaimana Influencer Bekerja untuk Bisnis Anda

influencer marketing

Banyak cara bisa dilakukan sebagai bagian dari strategi pemasaran melalui media sosial. Salah satu yang cukup jitu adalah menggunakan pengaruh dari orang-orang ternama, katakan artis. Ampuhkah strategi ini untuk bisnis Anda, E-Hub Squad?

Mengapa menggunakan pengaruh dari orang-orang ternama? Jelas, apa yang mereka lakukan, sampaikan, gunakan, dan konsumsi bisa menginspirasi banyak orang untuk melakukan hal yang sama. Dalam istilah pemasaran melalui media sosial, orang-orang ternama dengan follower atau audiens yang banyak ini disebut dengan influencer. Sementara, strategi yang dilakukan dengan menggunakan pengaruh mereka agar follower terinspirasi dan tergerak untuk mengikuti hal yang sama disebut dengan influencer marketing.

Uniknya, influencer yang sebelumnya lebih didefinisikan sebagai artis, kini bermakna makin luas. Meningkatnya dan mudahnya penggunaan media sosial membuat beberapa orang awam memiliki jauh lebih banyak follower dibandingkan orang lainnya selama beberapa kurun waktu terakhir dengan menariknya postingan mereka melalui YouTube, Facebook, Instagram, hingga Blog. Tak ayal, pebisnis bisa lebih mudah bekerja sama dengan para influencer ini untuk mempromosikan produk mereka.

 

Menggunakan Influencer dalam Pemasaran Media Sosial

  1. Pilih influencer yang tepat untuk target konsumen Anda. Ingat, banyaknya jumlah follower tidak selalu jadi patokan keberhasilan promosi. Bagaimanapun, tujuan akhir Anda menggunakan influencer untuk pemasaran adalah terjadinya engagement dengan konsumen. Seperti Victor Ricci dari Trend Pie katakana, “Menggunakan nama besar selebriti memang bagus, tapi hasil akhirnya belum tentu mencapai yang terbaik. Ketika Anda berusaha meraih Consumer Price Index (CPI), engagement jauh lebih penting dibandingkan jumlah follower.”
  2. Jalin hubungan kerja sama yang menguntungkan kedua pihak. Rasanya tidak etis jika Anda hanya meminta influencer untuk mempromosikan produk Anda. Lakukan sesuatu yang menarik perhatian mereka, misal dengan mempromosikan event atau kegiatan amal mereka. Selain itu, Anda bisa memberikan informasi, ide, keahlian bisnis, atau feedback lainnya kepada influencer. Seperti Chris Boulas, founder dan presiden Formulytic katakan, “Bisnis adalah tentang memberi dan menerima. Jangan mendekati influencer dengan pola pikir hanya menerima. Anda harus siap untuk memberi imbalan.”
  3. Perkuat pesan influencer dengan sharing postingan mereka di akun bisnis Anda. Jangan lupa untuk tag mereka, ya!
  4. Hindari menekan influencer dengan follow up kerja sama. Buat jadwal terbaik yang sekiranya tidak mengganggu kesibukan mereka. Seperti Adarsh Thampy, CEO LeadFerry katakan bahwa hindari untuk mengirimkan follow up lebih dari 2 kali, setidaknya beri jeda sekitar seminggu dari pengiriman email pertama dan kedua.
  5. Jangan biarkan influencer kehilangan arah dengan tidak memberikan panduan. Bagaimanapun, influencer adalah seperti “alat”, sementara Anda adalah pemilik dan pengendali strategi. Buat panduan di kanal media sosial mana saja Anda ingin mereka menjangkau follower, Facebook, YouTube, Instagram, serta seperti apa produk Anda ingin dipromosikan dan di-tag.

 

Bagaimana Menemukan Influencer yang Tepat?

Untuk menemukan influencer terbaik bagi bisnis Anda, pertimbangkan rumus 3R berikut.

  1. Relevance (relevansi). Influencer sharing konten dan mengembangkan hal yang relevan dengan bisnis dan target audiens Anda.
  2. Reach (jangkauan). Jumlah orang yang secara potensial dapat dijangkau melalui influencer (follower mereka) dan mampu memberi nilai bagi bisnis Anda.
  3. Resonance (resonansi). Tingkat engagement potensial yang dapat influencer ciptakan dengan audiens serta relevan dan bernilai untuk produk Anda.

Setelah mempertimbangkan rumus 3R di atas, cobalah jawab pertanyaan berikut.

  1. Sebenarnya, siapa target bisnis Anda atau siapa yang ingin Anda jangkau?
  2. Siapakah orang yang sangat dikagumi dan dipercaya oleh (calon) konsumen dan komunitas Anda?

 

Perangkat Pemasaran Menggunakan Influencer

E-Hub Squad, jika Anda baru memulai bisnis dan belum memiliki banyak pengalaman dalam hal pemasaran menggunakan influencer, saat ini cukup banyak perangkat influencer marketing yang dapat membantu Anda.

  1. Influencer Strategy Template
  2. Followerwonk (gratis)
  3. Hootsuite (gratis)
  4. Demographics Pro for Twitter (gratis)
  5. TrendSpottr for Instagram app
  6. Streamview for Instagram
  7. UTM parameters (gratis)
  8. Facebook’s Pixel (gratis)
  9. Right Relevance Pro
  10. Insightpool

 

Editor: Andiana Moedasir

Related posts

Leave a Comment