Menuju Konten Pemasaran Berbasis Video

konten berbasis video

Melalui laman BBC, Mark Zuckerberg, CEO Facebook, memprediksi bahwa sebanyak delapan puluh persen konten di internet akan berbasis video pada 2018.

Makin tingginya penetrasi smartphone serta infrastruktur internet yang memadai membuat masyarakat jadi lebih “melek” teknologi. Sebagian besar aktivitas masyarakat bahkan mengandalkan kecanggihan teknologi melalui internet. Kini, perilaku masyarakat makin dimanjakan dengan segala konten berbasis video.

Dikatakan, sebanyak 14% pemasar pada 2016 bereksperiman dengan konten video. Menurut data survei yang lain, sebanyak 43% pemasar menggunakan video interaktif di tahun ini. di tahun 2016 saja, tercatat bahwa sebanyak 110 video live ditonton oleh setiap pengguna internet setiap harinya.

Baca juga: Tayangan Video Iklan Penting Untuk Bisnis

 

Selain YouTube dengan layanan videonya yang makin banyak diminati, dua laman media sosial yang kini cukup digandrungi karena gencar memunculkan fitur live streaming video adalah Facebook dan Instagram. Bahkan, fitur dari kedua media sosial ini dimanfaatkan tidak hanya untuk kepentingan iklan produk, tapi juga iklan politik.

 

Strategi Membuat Konten Video

  1. Kenali target audiens Anda dengan baik, siapa yang ingin Anda sasar, usia berapa, gender apa, berlokasi di wilayah mana. Pahami kecenderungan minat dan ketertarikan mereka pada tren tertentu.
  2. Buatlah konten yang menarik agar orang tertarik untuk menontonnya dan pastikan konten tersebut sesuai dengan tujuan Anda, apakah untuk membuat audiensi dikonversi sebagai subscriber, pengguna aplikasi, atau pembeli produk.
  3. Untuk membuat audiens mudah mengenal pesan Anda, buat video dengan pesan di bagian awal atau dengan durasi yang tidak terlalu panjang.
  4. Buatlah konten yang berkualitas dan pastikan Anda dapat mengukur performa video tersebut, berapa banyak engagement-nya dan apakah memiliki kontribusi terhadap brand

 

E-Hub Squad, terkadang membuat sesuatu secara berkualitas berbanding lurus dengan anggaran yang dibutuhkan. Namun, kreativitas Anda ditantang untuk menghasilkan karya video menarik, unik, dan bisa ditonton banyak audiens yang sesuai dengan target dan tujuan Anda, dengan anggaran yang justru minim. Mampukah Anda?

Editor: Andiana Moedasir

Related posts

Leave a Comment