Bisnis Sambil Kuliah, Ikuti Langkah Ini Ya!

bisnis sambil kuliah

Masih kuliah dan ingin berwirausaha? Tidak usah bingung E-Hub Squad! Banyak lho entrepreneur sukses yang merintis bisnisnya sejak kuliah dan kini usaha mereka meraih hasil yang luar biasa. Ikuti jejaknya, ya.

Sebagai seorang muda, mahasiswa bisa dikatakan salah satu generasi yang paling produktif melahirkan ide cemerlang dan orisinil, termasuk dalam berwirausaha. Untuk bisa sukses bisnis sambil kuliah, yuk coba simak tip berikut. Jangan lupa coba diaplikasikan, E-Hub Squad!

Ide

Untuk memulai sebuah usaha tentu diperlukan ide. Jika bingung karena terlalu banyak ide berputar di kepada Anda, coba tulis ide tersebut dalam sebuah catatan. Pilih yang paling unik dan kreatif, tapi tetap dekat dengan kehidupan Anda sebagai seorang mahasiswa. Lepas itu, coba diskusikan dengan teman atau konsultasikan kepada dosen yang memang ahli di bidangnya.

Ide juga bisa Anda temukan dalam produk-produk yang sudah beredar di pasaran, lho. Mungkin Anda merasa ada yang kurang dengan produk tersebut, kenapa tidak membuat produk tandingan yang lebih baik dan sempurna? Sebelum memasarkannya, Anda bisa terlebih dahulu melakukan tes pasar dan melihat tanggapan atas produk Anda tersebut. Jika masih dirasa kurang, coba terus sampai Anda yakin produk tersebut layak dipasarkan dan akan mendapat sambutan sangat baik dari konsumen.

 

Teman & Mentor

Selain keluarga, dua pihak yang dapat membantu Anda dalam memulai sebuah usaha adalah teman dan mentor. Ya, bisa jadi teman Anda memiliki kemampuan dalam hal lain yang tidak Anda kuasai, misal graphic designer untuk membuat brosur, flyer, atau katalog sebagai materi promosi. Mungkin, Anda juga membutuhkan teman yang menguasai akuntansi dan pelaporan keuangan. Tentu saja, Anda juga membutuhkan pendapat dari mentor yang telah berpengalaman dalam hal bisnis dan mampu memberi pendapat mengenai usaha yang sedang Anda rintis.

 

Strategi yang Baik

Seperti berperang, Anda membutuhkan strategi yang jitu dalam merintis usaha. Bagaimana? Anda bisa memetakan strategi usaha dalam sebuah Business Model Canvas (BMC). Abie Abdillah (founder of Studio Hiji), dalam sebuah sesi talkshow yang digelar oleh Komunitas Entrepreneur Hub dan Lazada, menyebutkan bahwa BMC adalah sebuah metode yang dibutuhkan bagi seluruh pemula dalam berwirausaha agar dapat melakukan perencanaan yang matang dan tepat sasaran.

 

BMC dikenalkan oleh Alexander Osterwalder dalam bukunya berjudul Business Model Generation. Dalam BMC, terdapat sembilan elemen penting sebagai “peta” untuk merintis usaha Anda, yaitu customer segments, value proposition, channel, customer relationship, revenue stream, key resource, key activities, key partners, dan cost.

Sebagai salah satu elemen penting dari BMC (channel) serta mengingat jumlah penduduk Indonesia mencapai lebih dari 250 juta jiwa dan tingkat adaptasi terhadap penggunaan internet terus meningkat di seluruh nusantara, peluang Anda untuk melakukan promosi dan penjualan melalui kanal e-commerce tentu terbuka lebar. Sebagai tambahan, berdasar riset yang dilakukan Google & Temasek pada 2016, diperkirakan pasar e-commerce Indonesia akan tumbuh kurang lebih 20 kali dan mencapai USD 46 miliar pada tahun 2025.

Ide, dukungan keluarga, teman, dan mentor, dan strategi yang baik tentu membuat Anda makin bersemangat merintis usaha dan meraih sukses. Tidak perlu khawatir karena di era yang serba canggih seperti sekarang ini, banyak kemudahan yang ditawarkan untuk memulai sebuah bisnis sambil kuliah. Pastikan Anda memperhatikan semua tip di atas dengan baik, ya E-Hub Squad!

Editor: Andiana Moedasir

Related posts

Leave a Comment