Entrepreneur Hub & Lazada Dukung Entrepreneur Mahasiswa dalam #KamuJugaBisa

entrepreneur mahasiswa

Program Lazada #KamuJugaBisa merupakan salah satu bentuk dukungan Lazada atas program Pemerintah untuk meningkatkan jumlah pengusaha dan UMKM di Indonesia.

Saat ini Indonesia memiliki banyak pengusaha kecil dan menengah yang yang telah menjual barangnya secara offline ataupun online melalui akun social media. Melalui platform e-commerce marketplace, para pengusaha tersebut dapat lebih mengembangkan bisnis mereka secara online dan menjangkau lebih banyak pelanggan.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa, dan tingkat adaptasi terhadap penggunaan internet yang terus meningkat di seluruh nusantara, Indonesia memberikan peluang yang sangat besar bagi e-commerce untuk berkembang. Berdasarkan riset yang dilakukan Google & Temasek pada tahun 2016, diperkirakan pasar e-commerce Indonesia akan tumbuh kurang lebih 20 kali dan mencapai USD 46 miliar pada 2025.

 

Haikal Bekti (Head of Online Marketing Lazada Indonesia) mengatakan, “Saat ini makin banyak masyarakat, tak terkecuali mahasiswa, memilih untuk membuka usaha sendiri sebagai salah satu pilihan mata pencaharian, terutama di era digital yang memberikan berbagai peluang dan fasilitas dalam mengembangkan usaha. Kami menyambut baik semakin banyaknya usaha yang terbentuk, khususnya UMKM, dari kalangan mahasiswa. Tentunya tidak dapat dipungkiri perencanaan yang matang juga diperlukan untuk kesuksesan sebuah bisnis.”

Bekerjasama dengan komunitas Entrepreneur-Hub, Lazada kembali menyelenggarakan talkshow kewirausahaan, sejalan dengan program Lazada #KamuJugaBisa. Kali ini bertempat di kampus PPM manajamen dengan tema “Bisnis Model Canvas”, talkshow ini dihadiri oleh para mahasiswa yang berminat untuk mengembangkan usaha mereka secara online.

“Melalui talkshow ini diharapkan para mahasiswa dapat mengetahui bagaimana melakukan perencanaan bisnis yang baik, sekaligus memahami mudahnya bagi mereka untuk mengembangkan bisnis dan memasarkan produk dengan memanfaatkan kemajuan teknologi melalui marketplace di Lazada”, lanjut Haikal.

Selain menghadirkan Haikal Bekti Anggoro, acara ini juga menghadirkan beberapa narasumber lain, yaitu Abie Abdillah (Founder of Studio Hiji), Khairiyyah Sari (Founder of Lanangindonesia.com & Fashionpreneur), dan Prabu Revolusi (Founder of Prabu Steak Coffee).

 

Dalam sesi diskusi talkshow, Khairiyyah Sari selaku fashionpreneur menjelaskan perkembangan fashion dan Prabu Revolusi memaparkan pengalamannya di bidang bisnis kuliner. “Karena kita tahu bahwa fashion dan kuliner adalah kebutuhan primer bagi kehidupan manusia, jadi tidak akan pernah mati,” tambah Prabu.

Sementara itu, Abie Abdillah sebagai pelaku usaha properti menjelaskan materi business model canvas. “Bisnis model canvas adalah sebuah metode yang dibutuhkan bagi seluruh pemula dalam berbisnis agar dapat melakukan perencanaan yang matang dan tepat sasaran,” ujar Abie.

 

Talkshow ini merupakan bagian dari kampanye #KamuJugaBisa yang diselenggarakan Lazada selama tahun 2017 untuk mendorong lebih banyak entrepreneur mahasiswa baru dan UMKM dalam mengembangkan usahanya melalui marketplace.

Editor: Andiana Moedasir

Related posts

Leave a Comment