Modalku, P2P Lending Berbasis Fintech yang Resmi Terdaftar di OJK

p2p lending

Anda ingin mengembangkan usaha namun terbentur modal? Anda ingin memanfaatkan layanan peer-to-peer (P2P) lending berbasis fintech, tetapi ragu akan keamanannya? Tidak perlu ragu! Cari perusahaan P2P lending terpercaya yang telah terdaftar di OJK.

 

E-Hub Squad, fungsi layanan P2P lending memberi akses perantara keuangan untuk berbagai pihak dengan tidak saling bertatap muka. Artinya, jika Anda mencari investor bagi UKM Anda yang berpotensi tanpa dipusingkan dengan masalah agunan, tenor, dan proses online, layanan P2P lending dapat menjadi solusi bagi Anda.

 

Awal Juni 2017, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia resmi memberikan izin operasional kepada tiga startup fintech yang bergerak di bidang P2P lending. Keputusan pemberian izin bagi Modalku, Investree, dan Amartha sejalan dengan komitmen regulator keuangan dalam mendukung perkembangan layanan finansial berbasis teknologi di Indonesia.

 

OJK sebelumnya telah menerbitkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 77/POJK.01/2016 mengenai layanan Pinjaman Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI), atau fintech peer-to-peer lending, pada akhir Desember 2016. Startup fintech yang menyediakan layanan P2P lending di Indonesia wajib mengajukan permohonan izin sejak aturan OJK tersebut resmi disosialisasikan pada Januari 2017.

 

Untuk bisa terdaftar, startup harus sudah memiliki badan hukum berbentuk PT atau Koperasi, serta wajib memiliki modal disetor minimal Rp1 miliar. Persyaratan jumlah modal tersebut dinaikkan menjadi minimal Rp2,5 miliar apabila startup bersangkutan hendak mengajukan izin usaha kepada OJK.

 

Modalku, sebagai salah satu perusahaan yang telah resmi terdaftar di OJK, langsung meluncurkan produk Merchant Cash Advance (MCA), ditujukan bagi UMKM yang underbanked dan merchant online. Dalam hal ini, Modalku bekerja sama dengan layanan payment gateway untuk menyediakan pinjaman MCA tanpa agunan jangka pendek yang fleksibel.

 

Bila pinjaman reguler dibayarkan kembali lewat pokok dan bunga yang fixed per bulan, setiap bulan payment gateway akan menampung sebagian pendapatan peminjam dan menyalurkannya ke Modalku. Proses repayment pun diharapkan menjadi lebih mudah bagi peminjam.

 

Diharapkan, MCA tak hanya menguntungkan UMKM, tapi juga pemberi pinjaman Modalku. Sebagai produk pinjaman maupun alternatif investasi, MCA telah terbukti sukses di negara-negara seperti Amerika Serikat dan Cina. Produk MCA Modalku menawarkan pinjaman hingga Rp2 miliar sebagai modal kerja untuk mengembangkan usaha dan sudah dapat didanai pemberi pinjaman Modalku sebagai alternatif investasi.

 

 

Editor: Andiana Moedasir

Related posts

Leave a Comment