Perkuat Bisnis dengan Pengelolaan Karyawan yang Baik

pengeloaan karyawan

E-Hub Squad, apakah bisnis yang Anda rintis sudah mulai membutuhkan (lebih banyak) karyawan? Salah satu hal yang dirasa berat bagi startup adalah dalam pengelolaan karyawan. Hal ini karena para pengusaha lebih cenderung berfokus pada ide dan produk mereka. Itu keahlian mereka.

Banyak startup yang mandek atau tidak dapat berkembang dengan baik karena kegagalan mereka dalam pengelolaan karyawan. Namun, hal ini bisa disikapi dengan terbukanya pemilik bisnis terhadap kekurangan ini. Nah, coba perhatikan beberapa poin berikut untuk membantu Anda, pemilik bisnis, dalam mengelola karyawan dan mengembangkan tim.

Pilih Kandidat Potensial

Cari dan pilih kandidat karyawan yang potensial, yaitu walau belum berpengalaman tetapi berkeinginan kuat untuk maju. Tipe kandidat seperti ini rela diberikan gaji impresif, yaitu nominal gaji lebih rendah dari standar gaji di pasaran, untuk posisi yang mereka peroleh. Namun, seiring  meningkatnya jabatan dan jumlah gaji, karyawan potensial ini akan bersemangat dan berusaha untuk mencapai tujuan-tujuannya. Hal ini bisa meningkatkan rasa memiliki terhadap perusahaan.

Ingat, bagi sebuah bisnis yang sedang dirintis (startup), merekrut karyawan berpengalaman memerlukan biaya yang sangat besar. Biasanya mereka juga tidak mau bersusah payah bekerja keras. Selain itu, umumnya mereka tidak dapat bertahan lama karena akan mencari peluang kerja yang lebih baik. Tentu Anda tidak ingin tingkat turn over karyawan tinggi sehingga menghambat kemajuan bisnis Anda, bukan?

Rekrut Sendiri

Cara perekrutan menggunakan proses penyaringan melalui jasa konsultan SDM cenderung memakan waktu dan biaya sehingga kurang efektif diterapkan di sebuah startup di tahap awal. Cari tahu pelamar terbaik dan apa saja strategi yang bisa diterapkan, selain bekerja sama dengan konsultan SDM.

Setelah tim inti terbentuk, langkah berikutnya adalah memastikan bisnis Anda tidak meningkatkan Gross Merchandise Value (GMV), kecuali jika benar-benar sudah meraih keuntungan. Untuk itu, pastikan salah satu anggota tim inti menjadi tenaga perekrut untuk menyeleksi tiap kandidat. Menggunakan cara ini, Anda akan menemukan seratus karyawan pertama yang sesuai dengan kultur perusahaan dan berkeinginan untuk terus maju. Jika sudah mapan, pada waktunya nanti Anda dapat mempekerjakan perekrut untuk mencari kandidat yang dapat mengisi puluhan posisi baru.

Pertahankan Karyawan Berkinerja Baik

Seiring bisnis Anda berkembang, mungkin sejumlah karyawan akan beranjak pergi dengan rangkaian alasan. Penting untuk mengidentifikasi kepribadian dan kultur terbaik untuk bisnis Anda, terlepas dari tinggi-rendahnya tingkat pengunduran tinggi karyawan. Di sisi lain, tingginya angka pengunduran diri bisa menjadi peluang Anda untuk mencari orang yang tepat.

Jika pengunduran diri terjadi pada anggota inti, artinya ada masalah pada proses bimbingan yang tidak terdeteksi. Jika angka pengunduran diri tergolong rendah, Anda bisa menugaskan tanggung jawab baru dan memberi kesempatan bagi karyawan untuk mengeksplorasi hal-hal lainnya.

Meski demikian, jika karyawan Anda sudah mencapai lebih dari tujuh puluh orang, tentukan batas jumlah karyawan yang sesuai. Anda tidak bisa melewati batasan tersebut kecuali bila pendapatan bisnis tumbuh tiga kali lipat lebih besar. Dengan kata lain, Anda perlu mendorong karyawan dengan kinerja baik untuk terus berkarya, dan menyingkirkan karyawan berkinerja buruk.

Ciptakan Recruitment Branding

Recruitment branding adalah upaya membuat pencitraan atas pengalaman bekerja di perusahaan startup yang Anda dirikan. Upaya pencitraan ini dibangun berdasarkan kultur kerja perusahaan, kesempatan yang sama, pemberian imbalan (reward) untuk kinerja yang baik, tantangan serta jabatan yang menarik, dan lain sebagainya.

Semakin brand perusahaan Anda dikenal, makin banyak orang yang ingin bekerja dengan Anda. Namun, jangan sampai pencitraan tersebut membuat perusahaan Anda seperti “sumber uang”. Pastikan bahwa karyawan yang bergabung dengan perusahaan Anda benar-benar menginginkan peningkatan karier, bukan sekadar mengumpulkan uang.

Perkuat Tim

Memupuk kebersamaan tim guna meningkatkan efisiensi kerja adalah hal yang sangat penting. Anda bisa membuat sesi diskusi untuk mendengar ide-ide dari tim. Kegiatan ini tidak hanya berguna untuk meningkatkan efisiensi, tapi juga menambah semangat tim dalam bekerja dan meningkatkan bonding tim. Aktivitas seperti makan siang bersama, bermain game, atau nonton bareng bisa dilakukan untuk merekatkan hubungan antaranggota tim.

Menjadi teman bagi setiap karyawan dapat membuat lingkungan bisnis Anda jadi lebih baik dan harmonis. Hal ini bisa mengurangi kecemburuan di antara karyawan dan mendorong kompetisi sehat. Perhatian kecil seperti memberi coklat atau e-mail dengan ucapan apresiatif juga dapat memotivasi karyawan untuk lebih bersemangat kerja. Orang-orang inilah yang akan bekerja keras sehingga kelak dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis Anda.

Related posts

Leave a Comment