Pentingnya Mengenali Pola Perilaku Konsumen

perilaku konsumen

Di era digital saat ini, di mana teknologi berkembang makin pesat, hampir seluruh masyarakat dari berbagai kalangan mengandalkan manfaat telepon seluler atau smartphone yang ada di genggaman mereka untuk mencari ragam informasi dan saling berinteraksi. Makin canggih teknologi, cara mereka saling berinteraksi pun mengalami pergeseran. Ada perubahan signifikan yang terjadi. Seperti apa?

Perhatikan, saat ini sebagian besar masyarakat, termasuk kita, memilih kemudahan aplikasi chat dalam berkomunikasi. Aplikasi ini jadi andalan karena tanpa bertatap muka dan bertukar suara, kita bisa tetap melakukan komunikasi, pun tanpa limit waktu dan kapan pun di mana pun bisa dilakukan. Bertelepon tampaknya dijadikan alternatif terakhir, atau dipilih saat kondisi urgent.

Bahasa internet pun dikatakan sebagai elemen baru bahasa, terdiri dari penggunaan tagar (hashtag), emoji, GIF, dan meme. Keempat elemen bahasa internet tersebut digunakan masyarakat untuk mengungkapkan perasaan mereka.

Aplikasi chat tak kalah berevolusi. Sebelumnya, fungsi utama aplikasi ini sebagai pengirim pesan. Kini, aplikasi chat dapat digunakan juga sebagai portal berita, belanja, hingga memiliki fungsi e-wallet. Sebut saja sebagai misal LINE dengan LINE Shop, LINE Today, dan LINE Pay.

Sebuah penelitian lain juga menunjukkan tren lain. Rata-rata orang menghabiskan waktu 2,6 kali lebih lama di laman yang memiliki video. Konten yang dikemas dalam bentuk video mempunyai jumlah penonton empat kali lebih banyak dibanding yang disajikan dalam bentuk tulisan. Konsumen yang melihat demo video ketika berbelanja online diklaim mempunyai kemungkinan 1,81 kali lipat lebih besar untuk melakukan pembelian.

Lainnya, tren masyarakat memanfaatkan voice command (perintah suara) untuk melakukan beberapa hal pun mulai mengalami peningkatan. Pihak Google mengungkap bahwa sebanyak dua puluh persen pencarian di Google dilakukan lewat suara atau Google Voice.

Nah, perubahan pola perilaku konsumen tersebut harus diketahui dan dikenali oleh siapa pun yang hendak merintis dan mengembangkan bisnis mereka. Mengapa? Karena hal ini terkait dengan perilaku konsumen yang akan mereka bidik untuk kesuksesan produk dan bisnis mereka.

Editor: Andiana Moedasir

Related posts

Leave a Comment