Andy Fajar Handika Meracik Marketplace Bisnis Katering dan Home Chef

bisnis katering kulina

Bertahun-tahun Andy berkutat dalam bisnis kuliner. Ia paham sekali bahwa bisa masak makanan enak hanya sebagian kecil dari komponen dalam mendirikan restoran. Banyak faktor lain yang ikut menentukan. Dibutuhkan modal yang relatif besar: Tempat yang mudah diakses, interior dan segala perlengkapan restoran, sewa tempat yang mungkin tidak murah, renovasi bangunan, karyawan yang kompeten, bahan makanan untuk memasak menu yang ditawarkan, promosi, hingga strategi penjualan. Nyatanya, memulai bisnis katering dan kuliner bukanlah perkara sederhana dan mudah, bukan sekadar tentang menawarkan makanan lezat.

 

Bagi Andy, hal tersebut tentu saja tidak adil bagi para jagoan masak, entah street culinary artist atau home chéfs yang tidak bisa dengan mudah berbagi hasil karyanya tanpa diribetkan dengan keharusan mempunyai modal besar dan kemampuan manajemen. Sama tidak adilnya bagi penikmat makanan atau sekadar orang yang ingin makan siang atau malam tanpa punya waktu datang ke restoran dan memesan delivery tapi membayar terlalu mahal karena restoran mengeluarkan modal besar untuk sewa tempat.

 

Solusi Cerdas Bisnis Katering Online

 

Dari beberapa latar belakang tersebut, lahirlah Kulina, sebuah virtual restaurant berbentuk e-commerce website/apps. Diluncurkan pada Oktober 2015, aplikasi Kulina bisa diunduh versi Android-nya di Play Store. Berbeda dengan layanan sejenis, Kulina tidak menyentuh pasar on-demand. Kulina berfokus pada pre-order dan subscription meals, disebut dengan istilah meal plans. Artinya, pelanggan memesan makanan paling cepat satu hari sebelumnya untuk beberapa hari sekaligus.

 

“Memasak adalah kontemplasi personal. Sebuah meditasi dalam bentuk gerak harmoni. Kelindan berbagai disiplin ilmu; fisika, biologi, kimia, dan psikologi yang berujung pada karya seni. Satu-satunya jenis artwork yang bisa dirasakan dengan seluruh indra, yang berakhir menyatu ke tubuh penikmatnya.” — Andy Fajar Handika

 

Selain menjadi solusi bagi pelanggan, orang kantor maupun keluarga, agar bisa memesan langsung dari online caterer atau Home Chéf favorit mereka, Kulina juga menjadi solusi bagi para jagoan masak untuk hanya berfokus pada pekerjaan favorit mereka: Memasak makanan lezat. Segala hal terkait manajemen order, pembayaran, hingga pengantaran oleh kurir sebisa mungkin dikelola oleh Kulina, tanpa membatasi culinary artists bisa berkomunikasi langsung dengan pelanggan atau penikmat hasil karyanya.

 

Hal terpenting, Kulina memfasilitasi agar masing-masing pihak bisa mendapatkan nilai maksimal dari yang mereka keluarkan. Para jago masak bisa membuat makanan dengan kualitas terbaik dengan harga terjangkau, pun secara fair akan di-review oleh pelanggan yang telah menikmati masakan mereka. Bisnis katering belum pernah seenak ini.

 

Bergabung dengan Kulina

 

Terkait proses bergabung, kitchen partner dapat mendaftarkan diri melalui formulir yang terdapat di aplikasi. Selanjutnya Kulina akan melakukan kurasi atas kitchen partner yang telah mendaftar untuk memastikan hanya yang kredibel saja bisa masuk dalam Kulina. Kulina sendiri mengenakan komisi 15% atas nilai transaksi yang terjadi antara kitchen partner dengan pelanggan.

 

Apakah Anda Home Chéf atau culinary artists yang ingin meluaskan karya dengan berbisnis tanpa dipusingkan perkara modal dan manajemen restoran atau hal lainnya? Kulina bisa jadi solusi Anda untuk hanya fokus memasak makanan lezat, menghasilkan karya hebat, seperti halnya Andy Fajar Handika dan Kulina-nya.

 

 

Editor: Andiana Moedasir

Related posts

Leave a Comment