Pentingnya UKM Saling Belajar dan Bertukar Ide

UKM start up

Ternyata, memiliki ide bisnis dan mengimplementasikannya begitu saja tidak cukup. Di era ketika banyak orang tertarik untuk memulai dan merintis bisnis seperti saat ini, dibutuhkan sebuah keterhubungan agar setiap wirausaha bisa belajar dan dapat bertukar ide satu sama lain. Ketika saling terhubung dan belajar dari satu sama lain, wirausaha jadi lebih percaya diri dalam mengembangkan bisnis mereka.

Nyatanya, teknologi memudahkan keterhubungan tersebut terjadi. Sebuah survei kolaborasi antara Facebook, OECD, dan Bank Dunia, Survei Future of Business, diluncurkan pada September 2016 dan menyangsa hampir 200.000 UKM di lebih dari 40 negara. Survei ini diikuti oleh sekitar 70 juta bisnis yang memiliki Facebook Page aktif sebagai responden.

Berdasar survei tersebut, didapat bahwa UKM kini saling belajar dan bertukar ide di tengah mobilisasi ekonomi. Sebanyak 42% UKM melakukan pembelajaran dari UKM lain dan 64% melakukan pencarian secara online sebagai salah satu cara utama untuk menemukan informasi dan edukasi.

Selain itu, berdasar survei tersebut, salah satu cara utama UKM menemukan informasi dan edukasi untuk menguasai lingkungan mobile baru (belajar bisnis melalui platform digital) adalah dengan melakukan pembelajaran dengan Usaha Kecil dan Menengah lain (sebanyak 34%), pelatihan secara online (39%), dari media (39%), dari teman atau keluarga (52%), blog atau forum online (60%), dan pencarian online (71%).

Sebagai studi kasus, di Brasil, Ana Fontes menciptakan Rede Mulher Empreendedora, sebuah jaringan yang mempromosikan kelas seminar dan kewirausahaan bagi wanita di seluruh negeri, dan telah melatih serta menghubungkan lebih dari 300.000 wanita.

Sementara, Omar Taha, pendiri Start Up Muslim, sebuah platform global yang menghubungkan para startup Muslim di seluruh dunia, telah menciptakan sebuah grup Facebook yang memiliki lebih dari 16.000 orang. Start Up Muslim memberikan bimbingan serta pengetahuan dan telah menciptakan jaringan untuk membantu para startup Muslim dalam meningkatkan bisnis mereka.

Contoh lainnya di India. Praneet Sahai, salah satu pendiri PosterGuy, yakin bahwa pemasaran digital membantu kesuksesan bisnis. Praneet dan rekan-rekannya menemukan nilai di masyarakat dan belajar mengembangkan bisnis mereka dari mentor dan pakar di grup bisnis online. Pemilik bisnis kemudian berbagi pelajaran dengan UKM lainnya di masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap sumber daya digital.

 

Editor: Andiana Moedasir

Related posts

Leave a Comment