Wardah Seharum Bunga Mawar yang Indah

Adalah Nurhayati Subakat, satu dari sekian banyak pengusaha wanita sukses Indonesia. Hingga meraih sukses bahkan memperoleh banyak penghargaan, pendiri perusahaan kosmetik PT Paragon Technology and Innovation—PTI (dulu bernama PT Pustaka Tradisi Ibu) ini bukannya tidak pernah mengalami jatuh-bangun dalam menjalankan usahanya.

Tahun 1985, Nurhayati Subakat memulai usaha dengan sampo berlabel Putri yang diproduksi di rumah dan dipasarkan door to door salon. Meskipun industri rumahan, usahanya berkembang pesat hingga PT Pusaka Tradisi Ibu didirikan sebagai payung dari label Putri.

Lima tahun setelah usaha tersebut berkembang pesat, pabriknya dilalap api. Kejadian ini membuat usaha sampo Nurhayati Subakti berada di titik nadir. Menolak menyerah dengan keadaan dan memulai usaha dari nol lagi, musibah yang dialaminya justru menjadi titik balik bagi Nurhayati Subakat. Ia pun melakukan inovasi dengan membidik konsumen muslimah dan masuk di pasar tata rias. Wardah diluncurkan pada 1995.

Dengan cepat Wardah diterima oleh masyarakat. Pada 1999 hingga 2003, penjualan produk kosmetik Wardah melonjak drastis. Wardah berhasil menjadi salah satu produk kosmetik pilihan muslimah Indonesia. Bahkan distribusi produk Wardah tembus ke pasar mancanegara. Hal ini karena Wardah mengedepankan prinsip halal, aman, serta memiliki kualitas yang sangat baik.

Kerja keras Nurhayati Subakat tidak sia-sia. Dari dua orang, kini ia memiliki ribuan karyawan. Ia juga memiliki puluhan cabang yang tersebar di Indonesia dan lahan area pabrik seluas 15 hektare. World Halal Council menobatkan Wardah sebagai pelopor merek kosmetik halal dunia sejak 1999. Selain itu, Wardah adalah merek Indonesia pertama yang masuk dalam kategori Global Fastest Growing Brand 2014‒2015 berdasarkan laporan Euromonitor International in Cosmetics Paris 2016. Nurhayati Subakat terpilih sebagai salah satu CEO (Chief Executive Officer) terbaik di Indonesia. Ia juga terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan Tokoh Perubahan Republika 2016.

Related posts

Leave a Comment