Indonesia Ladang Startup

Indonesia sebenarnya sangat potensial menjadi salah satu pemain industri kreatif terkemuka dunia di masa mendatang. Selain memiliki bonus demografi yang besar, Indonesia juga menjadi salah satu negara sebagai basis pengguna teknologi yang besar. Oleh karenanya, sudah selayaknya Indonesia masuk dalam radar utama perkembangan startup dunia.

Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dan dunia digital, perkembangan perusahaan rintisan atau startup di Indonesia kian pesat. Tanpa banyak disadari, beragam startup tersebut bisa menjadi duta investasi Indonesia.

Startup bisa menjaring investasi dari luar negeri masuk ke Indonesia. Mungkin seharusnya banyak perusahaan startup Indonesia dikirim ke luar negeri agar bisa berpartisipasi dalam berbagai kompetisi dan konferensi terkait startup dan teknologi. Tujuannya untuk bergaul, memperluas jejaring, serta “menjual diri” dan potensi startup Indonesia untuk memperoleh investasi dari luar.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengemban target Indonesia untuk masuk menjadi lima besar yang memperoleh nilai ekonomi dari sektor kreatif dunia. Bekraf menargetkan sektor ekonomi kreatif dapat berkontribusi terhadap ekspor dan produk domestik bruto (PDB) alias pertumbuhan ekonomi. Selain itu, sektor ekonomi kreatif juga ditargetkan berkontribusi terhadap serapan tenaga kerja. Target sumbangan terhadap ekspor diharapkan 13 persen dan berkontribusi Rp852 triliun. Di tahun 2019 ditargetkan naik 130 persen.

Masyarakat dan pemerintah harus memiliki kepercayaan diri bahwa Indonesia sebagai ladang investasi startup.

Related posts

Leave a Comment