Presentasi Memukau: Tarik Perhatian di 10 Menit Pertama!

presentasi memukau, tips presentasi, audience

 

Banyak presentasi dengan materi penting terlupakan begitu saja. Jangan sampai presentasi kamu bikin audiens bosan dan bingung. Manfaatkan 5-10 menit pertama karena itu momen kritis. Saat audiens tertarik di rentang waktu tersebut, perhatian mereka akan bertahan sampai presentasi usai.       

Menurut Founder Share&Talk Communication Reza Herlambang, presentasi yang gagal dimengerti audiens menandakan presenter tidah mencapai “Audience’s Value.” Reza yang juga pembawa berita di TVRI itu mengatakan, “Presenter yang baik akan memanfaatkan 5 sampai dengan  10 menit pertama untuk mendapat perhatian dari audiens. Tapi kebanyakan presenter  berbicara terus tanpa sadar sebagian besar audiens telah kehilangan perhatian.”

Agar presentasimu tak sia-sia dan gagal dipahami, Reza berbagi 7 tips berikut:

  1. Story (cerita)

Bukalah presentasi dengan cerita yang menarik yang berhubungan dengan topik yang mau kamu sampaikan. Enggak usah lama-lama, cukup dalam durasi 1-3 menit saja. Jika cerita pembuka ini relevan dengan topik, maka audiens akan lebih rileks dan siap mendengarkan materi lebih mendalam.

  1. Keep It Simple and Straight

Buatlah slide dengan format KISS (keep it simple and straight) . Tidak perlu banyak teks. Pastikan poin-poin yang kamu sampaikan sudah terperinci dengan baik.

  1. Show the point

Audiens tidak bisa mengingat terlalu banyak informasi dalam sebuah kesempatan. Tentukan apa yang penting dan apa yang tidak. Apalagi, waktumu juga terbatas.

  1. Audience’s View

Jangan lupa untuk berinteraksi. Lemparkan pertanyaan dan beri kesempatan audiens untuk menjawab. Dengan begini, kamu bisa mengetahui sejauh apa audiens memahami materi presentasi.

  1. The Power of Three

Konsep 3 bagian dalam presentasi selalu diawali dengan pembukaan, isi, dan penutup. Rinci penjelasan dalam presentasi sehingga alurnya menjadi jelas dan mudah dipahami.

  1.  Visual VS Verbal

Audiens akan lebih mudah memahami informasi jika apa yang ditampilkan sebagai stimulus visual berpadu harmonis dengan penjelasan verbal. Inilah alasan kenapa slide presentasi sebaiknya hanya berisi gambar atau kata kunci ringkas yang dapat mewakili sebuah ide. Apa yang kamu jelaskan akan membantu audiens memahami ide secara lengkap dan menyeluruh.

  1. Show Time

Presentasi layaknya sebuah pertunjukan. Manfaatkan setiap kesempatan presentasi sebagai bagian dari latihan terus menerus. Pelajari dan latih cara menggunakan gerak tubuh (gesture) untuk memberi penekanan pada presentasi. Latih juga kualitas vokal suara Anda sehingga terdengar dengan jelas.

Semoga kamu bisa segera mencoba dan memperbaiki presentasi kamu dari waktu ke waktu. Ingat, a good presentation starts with good communication.

Related posts

Leave a Comment