8 Tips Digital Marketing ala Brodo Footwear

digital marketing, tips usaha, brodo footwear

Muncul dengan produk sepatu kulit dengan desain cool dan warna konservatif, Brodo Footwear lan gsung menarik perhatian anak muda. Kini bisnis yang dikomandoi Yukka Herlanda itu bertahan hingga tahun ke-6. Tim Yukka mencapai 110 orang,  berkantor di Bandung dan di Jakarta.

Selain produk yang unggul, Brodo berkembang lantaran pemasaran digital yang konsisten. Apa tipsnya?

  1. Melakukan Riset
    Riset dilakukan tim Brodo untuk mengembangkan produk dan memasarkannya. Mereka melakukan riset dan jeli menangkap insight dari percakapan dan gaya hidup anak muda yang menjadi target pasar.

  2. Tampilan Web yang menarik
    Desain website brodo di http://bro.do/id/ juga selalu update dalam hal warna maupun desain lainnya. Menurut Yukka,  desain web berpengaruh besar dalam hal penjualan.

  3. Sikap Terbuka
    Dalam menjalankan bisnisnya, Brodo selalu bersikap terbuka dengan keluhan, kritik, maupun saran dari konsumen. Hal ini dimaksudkan untuk bisa memperbaiki dan menjadi semakin baik.

  4. Kontak Pelanggan
    Pelanggan yang memesan sepatu Brodo selalu mencantumkan alamat email. Semua alamat itu menjadi basis data Brodo untuk promosi. Cara demikian telah meningkatkan penjualan Brodo.

  5. Analisis Data
    Brodo selalu membuat banyak model sepatu dengan produksi terbatas. Hanya yang paling laku lah yang kemudian akan diproduksi massal. Dari informasi itu Brodo membangun strategi konten, termasuk ‘niat’ membuat paduan mix and match sepatu Brodo menggunakan ilustrasi.

  6. Media Sosial
    Brodo ‘mengobrol’ di media sosial dan merespons pertanyaan konsumen dengan cepat dan tepat.

  7. Tidak bergantung pada e-Commerce besar
    Memiliki website sendiri untuk berjualan bisa mendapatkan pengalam dan insight mendalam untuk melayani pelanggan dan mengetahui kebutuhan mereka.

Kreatif
Menjalankan pemasaran digital harus kreatif dalam menangkap animo masyarakat yang dihubungkan dengan produk. Kanal promosi yang tersedia bebas melalui media sosial memang menggoda untuk dimaksimalkan. Namun, lebih baik fokus pada pasar yang ditarget dengan menggunakan cara-cara kreatif daripada menyalakan semua kanal media sosial tanpa ada yang mengurus.

Related posts

Leave a Comment