Kiat Menghadapi Ketidakpastian

entrepreneur hub

Biasa, ingin sharing. Kali ini tentang ketidakpastian atau uncertainty dalam bisnis dan manajemen. Seperti yang sudah diketahui uncertainty adalah satu hal yang tak bisa lepas dari bisnis. Jadi what should company do facing the uncertainty? Ini cerita yang ingin saya bagi berdasarkan beberapa catatan dan pengalaman saya.

Yang menarik, dalam teori chaos, perusahaan akan jadi hebat kalau selalu berada di area high uncertainty, the edge of chaos. Kenapa? Karena di area edge of chaos tersebut, perusahaan jadi mengeluarkan semua kemampuannya untuk bertahan. Kalimat ngetopnya Andy Groove, pendiri Intel itu adalah “we will be able to think the unthinkable” Lalu ada perkembangan ilmu manajemen tentang Scenario Planning yang mencoba memetakan berbagai kemungkinan yang ada dalam kondisi.

Sebenernya, kondisi high uncertainty memberikan peluang bagi perusahaan untuk selalu ingat bahwa strategI adalah selalu untuk jangka panjang. Tak melakukan apa-apa dalam kondisi high uncertainty berarti menghilangkan kesempatan untuk tumbuh di waktu berikutnya.

Kondisi high uncertainty juga adalah waktu yang sangat bagus untuk memperkuat customer engagement. Let your customers know bahwa dalam kondisi uncertainty tersebut, you are with them, together facing it, bukan memberi ancang-ancang mau cabut. Bekerjalah bersama pelanggan Anda untuk menemukan solusi yang memberikan benefit pada kedua belah pihak, jangan cuma jual barang saja.

Mengatakan “sorry nih mr. pelanggan, zaman lagi high uncertainty jadinya kita naikin harga”, bukanlah pilihan yang baik untuk disampaikan. Tentunya wajar jika faktor resiko dipertimbangkan dalam high uncertainty, tapi cari solusinya bersama pelanggan, tidak cuma menekan mereka. Sharing risk bisa dilakukan dengan baik ketika komunikasi dengan pelanggan dibangun atas keinginan untuk tumbuh bersama mereka.

High uncertainty juga bisa menjadi waktu yang baik untuk mencari peluang-peluang baru, niche market, yang sering tak kelihatan sebelumnya

Yang paling penting dalam high uncertainty adalah mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya tentang berbagai skenario yang mungkin terjadi. Saya selalu ingat bos saya pernah mengajarkan, “bosses doesn’t like surprises”, selalu siapkan berbagai skenario dan opsi. Dan saat saya katakan “I hope the worst case will not happened in this uncertainty”, dia langsung memotong, “hope is not a strategy!” Nah, bagaimana cara untuk melakukan ini?

Selalu buat tabel 4 kolom dalam membuat strategi saat kondisi uncertainty:

  1. Skenario,
  2. Options,
  3. Risk, dan
  4. Benefit

Selanjutnya managing cost adalah hal utama dalam uncertainty. No expense untuk hal yang tidak perlu. Tapi uniknya, di tempat saya kerja, cost untuk training tidak pernah dikurangi, bahkan ketika uncertainty tinggi atau bahkan saat krisis. Ini karena sumberdaya manusia, people, itu adalah investasi yang terbaik untuk growth, bahkan di saat high uncertainty

Idea generation pun di push habis saat uncertainty. Ini waktu yang tepat karena itu tadi, pendekatan “think of the unthinkable” jadi membuncah!

Uncertainty juga menuntut simplicity. Inilah waktunya untuk mereview dan mengubah proses-proses internal agar jadi lebih sederhana.

Jadi kesimpulannya, saat uncertainty adalah saatnya berinvestasi di orang, ide, simplifikasi, unconventional market, dan services capability. Saat uncertainty bukannya saat ngumpet, malah ini waktunya untuk expand network, seluas-luasnya.

Lalu apa yang harus dilakukan seorang pemimpin dalam kondisi uncertatinty?

Bagi pemimpin, ketika uncertainty tinggi, dia butuh tampil, komunikasikan semua informasi juga skenario yang ada, lalu buat keputusan. Saat uncertainty, pemimpin butuh untuk membuat keputusan setelah mendengar semua masukan. Tak bisa ragu karena tak semua orang sepakat. Ada saatnya seorang pemimpin bilang “I have heard you all, and this is my decision, let’s work together on this direction”. Tak semua orang akan sepakat, puas, terhadap keputusan yang diambil pemimpin di masa uncertainty.

Tapi itulah fungsinya pemimpin, dia mimpin! Pemimpin tak bisa kabur atau ngumpet di belakang “kesepakatan bersama” saat uncertainty. Seorang pemimpin harus tampil menghadapi uncertatinty. Banyak pemimpin yang dipecat saat uncertainty bukan karena mereka mengambil keputusan yang salah, tapi karena mereka tak berinisiatif dan decide.

So, uncertainty bukanlah sesuatu hal yang perlu ditakutkan dalam bisnis bahkan banyak peluang yang ada di sana. Semoga bermanfaat. Salam!

Ditulis oleh: Handry Satriago
Sumber: Selasar.com

Related posts